Friday, January 13, 2012

Cara Pencet Jerawat Agar Tak Berbekas

Jerawat tidak boleh dipencet karena bisa memicu infeksi maupun bekas luka yang mengganggu penampilan. Namun orang sering merasa gemas, tidak tahan untuk tidak memencet bintik jerawat di wajahnya. Adakah cara aman agar tidak infeksi?

Agar tidak menyebabkan infeksi maupun bekas luka, ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat memutuskan untuk memencet jerawat.



cara1:
1. Pastikan jerawat yang dipencet adalah jerawat matang, yang sudah muncul butiran putihnya.

2. Pastikan juga jerawat tersebut tidak bernanah, yang artinya sedang mengalami infeksi atau radang cukup parah.

3. Bersihkan kuku dan jari tangan dengan alkohol sebelum memencet jerawat. Ulangi setiap akan berpindah dari jerawat yang satu ke jerawat yang lain.

4. Jika ada, gunakan sarung tangan lateks yang steril untuk mengurangi kontak langsung antara jari tangan dengan kulit wajah.

Perlu diingat, langkah-langkah di atas bukan berarti tidak ada risiko sama sekali. Bagaimanapun memencet jerawat harus dihindari sebisa mungkin, meski bagi sebagian orang jerawat terlalu menggemaskan untuk tidak dipencet.

Langkah paling aman untuk menyembuhkan jerawat adalah dengan memberikan obat yang sesuai. Menurut dr Susie Rendra, SpKK dalam konsultasi kesehatan Kanto Berita detikHealth, jerawat yang tidak diobati atau dibiarkan sembuh sendiri juga bisa meninggalkan bekas yang kelihatan.

Sementara itu untuk menghilangkan bekas jerawat, ada beberapa cara alami yang bisa dilakukan seperti dikutip dari Buzzle berikut ini:

cara2:
1. Bubuk kayu cendana yang dibuat pasta
Bubuk kayu cendana dapat bekerja secara ajaib untuk menutupi pori-pori kulit yang besar bekas jerawat. Caranya oleskan pada bekas jerawat sebelum tidur dan gunakan semalaman, lalu bilas dengan air dingin di pagi hari. Pemakaian yang rutin akan mendapatkan hasil yang bagus.

2. Bubuk kayu cendana yang dicampur dengan air mawar
Caranya oleskan pada bekas jerawat sebelum tidur dan gunakan semalaman lalu bilas dengan air dingin di pagi hari. Tapi jika kulit menjadi kering, cobalah ditambahkan susu dalam ramuan bubuk cendana itu dan gunakan hanya beberapa jam saja tak perlu semalaman.

3. Pori-pori kulit sehabis jerawatan biasanya membesar, untuk mengencangkannya bisa diusap-usap dengan es batu di wajah selama 15 menit.

4. Menggosok-gosokkan kulit bagian dalam timun atau tomat ke wajah adalah cara lain menghilangkan bekas jerawat. Biarkan selama 15 menit lalu bilas dengan air bersih. Tomat tidak hanya mengecikan pori-pori tapi juga menghilangkan komedo dan cocok untuk pengobatan kulit berminyak.

Sedangkan dari Livestrong, ada beberapa cara yang bisa dilakukan agar jerawat tak menimbulkan bekas yang parah:

cara3:
1. Usahakan untuk menghilangkan jerawat secara alami dengan cara menghindari memencet atau menekan jerawat. Karena memencet jerawat bisa menimbulkan bekas kemerahan yang menandakan terjadinya peradangan.

2. Usahakan untuk tidak terlalu sering memegang jerawat dengan menggunakan tangan, karena ada kemungkinan tangan yang kotor bisa menyebabkan infeksi.

3. Usahakan untuk menggunakan scrub yang dapat mengelupaskan sel-sel kulit mati sehingga dapat mencegah timbulnya jerawat.

4. Konsultasikan ke dokter jika bekas memerah ini tak kunjung hilang, karena kemungkinan memerlukan perawatan lain seperti laser.

5. Gunakan produk kosmetik atau pembersih wajah yang sesuai dengan jenis kulit.

6. Bersihkan muka secara teratur sehingga tidak timbul jerawat yang disebabkan oleh infeksi dan bisa menyebabkan peradangan.

sumber

up2det 13 Jan, 2012


-
Source: http://www.apakabardunia.up2det.com/2012/01/cara-pencet-jerawat-agar-tak-berbekas.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

No comments:

Post a Comment