Wednesday, February 1, 2012

Ancol Memicu Kemacetan Tol Cipularang

Pusat Rekreasi Dibangun Oleh PT Ancol Memicu Kemacetan Tol Cipularang


Adanya pusat rekreasi sekelas Dufan oleh Ancol dan Jasa Marga di rest area KM 88 Cipularang bisa memicu kemacetan jalan tol Cipularang. Apalagi kawasan rekreasi itu sangat berdekatan dengan tol bahkan menempel dengan kawasan rest area.

"Menurut saya kalau mau bikin pusat hiburan jarak dengan jalan tol nggak boleh dekat harus jauh, misalnya sekarang ini rest area itu dekat sekali, kalau itu dikembangkan dengan dibuat pusat hiburan akan mendatangkan kerumunan banyak orang (kendaraan) masuk atau orang keluar, jadi harus jauh," kata Ketua Umum Asosiasi Tol Indonesia Fatchur Rochman, Kamis (26/1/2012)

Ia menekankan boleh saja operator tol membangun layanan semacam itu namun aspek kelancaran arus lalu lintas tol harus menjadi prioritas. Saat ini saja kawasan seperti rest area secara formal bukan lah bagian dari tol namun secara praktis bagian dari jalan tol, ini bisa mengganggu jika terlalu banyak.

"Jaraknya harus jauh, antara pinggir tol dengan tempat pusat rekreasi, bisa 500 meter, supaya tak menggangu arus tol," katanya.

Fatchur juga mengingatkan agar masuk keluarnya kendaraan dari dan ke kawasan rekreasi tersebut harus berbeda dengan pola rest area yang berlaku. Selama ini pengguna tol yang masuk rest area tak perlu membayar lagi, namun dengan adanya pusat rekreasi harus disiapkan pintu masuk dan keluar tol.

"Jadi nggak boleh seperti rest area," katanya.

Apalagi lanjut, Fatchur, jika kawasan rekreasi itu bisa ditembus dengan jalan umum, maka pilihan utamanya adalah orang yang masuk kawasan hiburan harus dianggap keluar dari tol.

Rencananya PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk bersama PT Jasa Marga Tbk akan membangun kawasan pusat rekreasi di rest area KM 88 Tol Cipularang. Lokasinya seluas 8 hektar dengan konsep mirip 'Dufan' Ancol yang bertemakan taman lalu-lintas.

Kedua pihak tengah menjajaki kerjasama, jika tak ada aral melintang kawasan hiburan baru ini akan mulai digarap tahun ini. Didagang-gadang proyek ini akan menelan dana Rp 70 miliar untuk membangun 10 wahana utama.

"Ya, bentuknya seperti Dufan (Dunia Fantasi). Jadi luasnya memang seperti Dufan. Namun wahananya agak beda karena bertemakan taman lalu lintas, jadi edukasi soal lalu lintas," kata Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk Budi Karya Sumadi.

Budi mengatakan, luas lahan yang digunakan kurang lebih sama dengan luas Dufan di kawasan Ancol, Jakarta seluas 9,5 hektar. Hanya tipe wahananya yang berbeda. "Akan banyak unsur edukasinya, ada sirkuit kecil dan sebagainya. Jadi temanya soal traffic atau lalu lintas," tegas Budi.



Sumber



Trik Jitu dan Informasi Seputar Investasi Dapat Anda Ketahui di III


[imagetag]

bubblegumbig 27 Jan, 2012

Admin 27 Jan, 2012


-
Source: http://situs-berita-terbaru.blogspot.com/2012/01/ancol-memicu-kemacetan-tol-cipularang.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

No comments:

Post a Comment