Thursday, February 2, 2012

Buruh Bekasi Mogok Kerja dan Gelar Sweeping di Cikarang

http://www.detiknews..com/read/2012/...karang?9911012

Jakarta - Serikat buruh yang ada di Kabupaten Bekasi memprotes keputusan Pengadilan Tata Usaha Negara Bandung (PTUN) yang memenangkan gugatan Apindo Bekasi mengenai gugatan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK). Pagi ini serikat buruh menggelar aksi mogok kerja dan men-sweeping buruh-buruh lain di perusahaan-perusahaannya masing-masing.

"Kami menggelar aksi mogok kerja menanggapi keputusan pengadilan Bandung. Aksi ini dari serikat buruh se-Kabupaten Bekasi. Jadi dilakukan semua buruh yang ada di kawasan-kawasan industri se-kabupaten," tutur salah satu pekerja di kawasan EJIP Cikarang, Andri Suryadi, kepada detikcom, Jumat (27/1/2012) pukul 08.30 WIB.

Aksi sweeping, lanjut Andri, digelar sejak pukul 07.30 WIB. Para buruh yang sudah masuk di perusahaan masing-masing diajak keluar, dan diminta bergabung. Bahkan karena aksi sweeping tersebut, salah satu gerbang perusahaan ambruk.

"Ya ada gerbang yang ambruk karena sweeping tadi pagi. Itu dilakukan agar para buruh yang ada di perusahaan dapat bergabung," papar Andri.

Aksi mogok kerja ini dilakukan di sejumlah kawasan industri di Kabupaten Bekasi seperti EJIP, Hyundai dan Jababeka. Namun Andri masih belum mengetahui lokasi berkumpulnya massa ini.

"Masih belum tahu nantinya dikumpulkan di mana. Sekarang kita keluar bawa motor dulu. Yang penting keluar dari perusahaan dulu," ungkapnya.

Pada Kamis (26/1) kemarin, majelis hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Bandung mengabulkan gugatan yang diajukan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Bekasi atas SK Gubernur Jabar tentang penetapan UMK Gubernur No.561/Kep.1540-Bansos/2011 yang menetapkan UMK Bekasi sebesar Rp 1.491.866,-,Upah kelompok II Rp 1.715.645,- dan Kelompok I Rp 1.849.913. Ribuan buruh asal Bekasi meradang dengan hasil putusan yang dinilai merugikan para buruh tersebut. Apalagi sebelumnya sudah ada kesepakatan bahwa Apido akan mencabut gugatan itu.

Putusan gugatan tersebut dibacakan ketua majelis hakim, Disiplin F Manao, dalam sidang lanjutan yang sebelumnya sempat diskors di PTUN Bandung.

"Majelis hakim menyatakan, SK Gubernur Nomor SK Gubernur Nomor 561/Kep.1540-Bangsos/2011 batal. Memerintahkan pada Gubernur untuk menerbitkan SK yang baru berdasarkan kesepakatan asosiasi pengusaha dan buruh," ujar Disiplin.

==================================

Kasihan buruh ....
Investor jadi perlu kalkulasi ulang.
semoga cepat selesai...

jokokuncir 27 Jan, 2012

Mr. X 27 Jan, 2012


-
Source: http://ideguenews.blogspot.com/2012/01/buruh-bekasi-mogok-kerja-dan-gelar.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

No comments:

Post a Comment