Tuesday, February 7, 2012

Restoran di Washington Dipenuhi Tempelan Uang Kertas Pelanggan

Thank you for using rssforward.com! This service has been made possible by all our customers. In order to provide a sustainable, best of the breed RSS to Email experience, we've chosen to keep this as a paid subscription service. If you are satisfied with your free trial, please sign-up today. Subscriptions without a plan would soon be removed. Thank you!

Selama bertahun-tahun, pelanggan di restoran hamburger Smitty Fat telah menempelkan lembaran-lembaran uang dolar di dinding serta langit-langit restoran yang terletak di Discovery Bay, Washington sebagai bagian dari suatu tradisi yang telah berlangsung lebih dari seperempat abad lamanya.
[imagetag] Smitty Fat
Manajer Smitty Fat, Casey Carson (kiri) sedang berbicara dengan pelanggan
Tradisi unik di Smitty Fat ini dimulai pada tahun 1985 ketika seorang salesman menuliskan namanya pada tagihan dolarnya dan kemudian menempelkan uang tersebut ke dinding. Selama 27 tahun berikutnya, lebih dari 10.000 pelanggan mengikuti langkahnya, menulis nama mereka pada uang dan menempelkannya di dinding serta langit-langit restoran tersebut.
Sekarang, pemilik restoran tersebut yaitu Carl Schmidt, akhirnya menurunkan ribuan lembar koleksi uang kertas yang terakumulasi selama seperempat abad ini dan menyumbangkannya untuk amal.
[imagetag] tradisi unik restoran Smitty Fat
ribuan uang dolar yang ditempelkan para pelanggan memenuhi dinding dan langit-langit restoran Smitty Fat
Setelah dihitung, ternyata seluruh uang kertas ini bernilai 10.316 dolar dalam pecahan 1 dolar.
Schmidt, yang merupakan pensiunan marinir mengatakan bahwa dia menyumbangkan semua uang tersebut, dimana 3.000 dolar diberikan untuk proyek Pramuka lokal, dan sisanya ke Rumah Sakit Anak di Memphis, Tennessee.

source: http://www.berita.manadotoday.com/restoran-di-washington-dipenuhi-tempelan-uang-kertas-pelanggan/14519.html
[imagetag]

Sangat Unik 01 Feb, 2012

Blogger 01 Feb, 2012


-
Source: http://bukanklikunic.blogspot.com/2012/02/restoran-di-washington-dipenuhi.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

No comments:

Post a Comment