Saturday, February 4, 2012

Seenaknya Putus Listrik, Oknum PLN Bojonegoro Lakukan Pemerasan?

Dugaan pemerasan dengan motif tuduhan pencurian listrik marak di Bojonegoro, Jawa Timur. Biasanya, aksi ini dilakukan dua pegawai PLN, dibantu satu anggota kepolisian.



DALAM aksinya, ketiga oknum tersebut mendatangi rumah warga dengan tuduhan telah melakukan pencurian aliran listrik. Kebanyakan, warga yang menjadi korban adalah orang tua yang tidak mengerti masalah hukum.

Peristiwa ini salah satunya dialami Sumiati, nenek berusia 80 tahun, warga Dusun Sentul, Desa Sobontoro, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonogoro, Jawa Timur. Menurut pengakuan Solihin (45), anak Sumiati, dua oknum PLN tersebut langsung melakukan pemutusan aliran listrik secara mendadak.

"Kedua pelaku yang mengaku sebagai pegawai PLN itu, namanya Soemanto dan Huda. Mereka dikawal seorang oknum anggota kepolisian Bojonogoro Aiptu Pol Edi Dwiyanto. Kejadiannya tadi pagi sekira pukul 10.00 WIB," terang Solihin kepada wartawan, Jumat (3/2/2012) sore.

"Mereka menuduh ibu saya telah melakukan pencurian listrik. Sambil menakut-nakuti, mereka langsung memutus aliran listrik dan mengancam akan membawa ibu saya ke kantor polisi," ujar Solihin.

Namun, Solihin merasakan ada yang janggal dari kedatangan ketiga oknum itu. Pasalnya, ketiganya datang bukan dengan mobil dinas PLN, tetapi mobil Avanza berpelat hitam. Solihin juga mengaku sudah menghubungi PLN Bojonegoro. Solihin berupaya meyakinkan pihak PLN, kalau ibunya tidak mungkin melakukan pencurian listrik. "Ibu saya tinggal sendiri. Pasang setrum TV saja ibu saya takut, bagaimana mau nyolong listrik?" kata dia.

Solihin menambahkan, ternyata korbannya bukan hanya ibunya. Banyak warga kampung yang sudah menjadi korban tuduhan dan pemerasan pencurian listrik. Ironisnya lagi, menurut informasi yang diperoleh Solihin, untuk mengurus pemasangan kembali aliran listrik membutuhkan biaya yang tidak sedikit. "Itu kan sama saja dengan upaya pemerasan secara halus," tuding dia.

Karenanya dia menduga, pemutusan hubungan listrik dengan motif dugaan pencurian listrik hanyalah akal-akalan oknum PLN untuk mengeruk uang. Karenanya, Solihin meminta Kepolisian dan PLN Bojonegoro untuk mengusut dan menindak kasus tersebut.

Sementara itu, PLN Bojonegoro berjanji akan menindaklanjuti kejadian itu. Ita, operator telepon PLN Bojonegoro yang dihubungi wartawan, Jumat (3/2/2012) sore juga membenarkan Soemanto adalah pegawai PLN Bojonegoro. "Nanti kita akan cek dulu baru kita akan tindaklanjuti," ujar Ita.


TKP

p4km1n 03 Feb, 2012

Mr. X 04 Feb, 2012


-
Source: http://ideguenews.blogspot.com/2012/02/seenaknya-putus-listrik-oknum-pln.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

No comments:

Post a Comment